HAND SANITIZER SPRAY BERBAHAN DASAR BUAH LEMON SEBAGAI PERLINDUNGAN TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS
Khairunnisa
Johanna
Program Studi S1
Farmasi
STIKES BORNEO
LESTARI BANJARBARU
Gambar 1.1 Hand Sanitizer
Keyword: hand sanitizer
A. Pendahuluan
1. Latar
Belakang
Hand sanitizer atau
antiseptik adalah alat pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri
dalam menghambat hingga membunuh bakteri. Hand sanitizer ini
terbagi menjadi dua jenis yaitu hand sanitizer gel
dan hand
sanitizer spray. Hand sanitizer gel
merupakan pembersih tangan berbentuk gel yang berguna untuk membersihkan atau
menghilangkan kuman pada tangan, mengandung bahan aktif alkohol 60%. Menurut Shah,
M. A., Natarajan, S.B., Gousuddin, M., (2014) antiseptik tangan (hand sanitizer)
merupakan cairan pembersih tangan berbahan dasar alkohol yang digunakan untuk
membunuh mikroorganisme dengan cara pemakaian tanpa di bilas dengan air. Tidak
seperti mencuci tangan dengan sabun dan air, Hand sanitizer digunakan
untuk membersihkan tangan dari kuman, bukan untuk menyingkirkan kotoran tersisa
di tangan.
2. Pembahasan
Hand sanitizer atau
antiseptik adalah alat pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri
dalam menghambat hingga membunuh bakteri. Hand
sanitizer banyak digunakan karena alasan kepraktisan. Beberapa studi
menyatakan penggunaan hand sanitizer terbukti
efektif dalam menurunkan infeksi penyakit gastrointestinal serta respiratory karena
bakteri hand
sanitizer juga lebih direkomendasikan untuk para tenaga kesehatan yang
harus selalu menjaga kebersihan tangannya karena hand sanitizer mampu
mengurangi resiko kulit yang kering akibat terlalu sering mencuci tangan.
Jawetz E,
Melnick, J L, EA, (2012) menyatakan bahwa hand sanitizer mudah
dibawa dan bisa cepat digunakan tanpa perlu menggunakan air. Hand sanitizer sering
digunakan ketika dalam keadaan darurat dimana kita tidak bisa menemukan air. Di
negara maju penggunaan antiseptik tangan telah berjalan sangat pesat. Beberapa
sediaan antiseptik tangan dapat dijumpai di pasaran, dapat berupa gel dan spray. Sediaan
gel hand sanitizer digunakan karena alasan praktis, selain itu
gel juga dapat memberikan rasa dingin di kulit, dapat melembabkan
kulit dengan adanya humectan yang bersifat sebagai emolien.
Lebih jauh lagi humectan mampu memperlambat penguapan air dari
kulit. Namun, konsentrasi tinggi juga dapat menghapus kelembaban dari kulit,
menyebabkan kekeringan.
Hand sanitizer memiliki fungsi
untuk membunuh kuman, virus, dan mikroorganisme berbahaya di tangan. Hand sanitizer ini
juga berfungsi untuk membantu kita untuk menjaga kebersihan tangan, karena
menjaga kebersihan tangan adalah dasar kesehatan sederhana yang harus
diperhatikan semua orang. Pasalnya, kuman dan mikroorganisme berbahaya dapat
dipaparkan melalui tangan saat Anda tanpa sadar menyentuh berbagai benda di
tempat umum dan memaparkannya ke tubuh sendiri melalui sentuhan ke mulut, mata,
hidung, dan bagian tubuh lainnya. Cara terbaik untuk mencegah berbagai infeksi
dan penyakit adalah dengan mencuci tangan dengan benar menggunakan air mengalir
dan sabun, atau hand sanitizer.
Manfaat hand
sanitizer yaitu, menjaga kebersihan, mencegah infeksi dan penyakit
serta membantu untuk meningkatkan hidup sehat.
Menurut Benjamin
(2010) secara umum hand sanitizer mengandung:
alkohol 60 – 95%, benzalkonium
chloride, benzethonium chloride, chlorhexidine, gluconate, chloroxylenolfm
clofucarbang, hexachlorophenh, hexylresocarcinol, iodine. Kandungan aktif
yang sering ditemukan pada hand sanitizer dipasaran
adalah 62% etil alkohol. Menurut Yuda (2020) hand sanitizer merupakan
barang yang selalu dibawa oleh sebagian orang. Barang ini digunakan sebagai
pencuci tangan yang praktis. Selain itu hand sanitizer dianggap
mampu membunuh 99,9 persen kuman. Selain untuk membersihkan tangan, hand sanitizer memiliki
banyak manfaat. Beberapa produk hand sanitizer mengandung
senyawa seperti gliserol untuk mencegah kulit kering. Kemudian yang versi
non-alkohol mengandung benzalkonium klorida atau triclosan.
Menurut Shah
(2014) berbagai sediaan hand sanitizer dapat ditemui di pasaran. Bahan aktif
dari sediaan hand sanitizer yang ada di pasaran adalah senyawa golongan alkohol
(etanol, propanol, isopropanol) dengan konsentrasi beragam dari 50% hingga 70%. Hand sanitizer ini
terbagi menjadi dua jenis yaitu hand sanitizer gel
dan hand
sanitizer spray. Hand sanitizer spray merupakan
pembersih tangan berbentuk spray untuk
membersihkan atau menghilangkan kuman pada tangan yang mengandung bahan aktif
irgasan DP 300 : 0,1% dan alkohol 60%. Hand sanitizer yang
berbentuk cair atau spray lebih
efektif dibandingkan hand sanitizer gel
dalam menurunkan angka kuman pada tangan. Banyak hand sanitizer yang
berasal dari bahan alkohol atau etanol yang dicampurkan bersama dengan bahan
pengental, misal karbomer, gliserin, dan menjadikannya serupa jelly, gel atau
busa untuk mempermudah dalam penggunaannya. Gel ini mulai populer digunakan
karena penggunaanya mudah dan praktis tanpa membutuhkan air dan sabun. Gel
sanitasi ini menjadi alternatif yang nyaman bagi masyarakat. Seiring perkembangan
zaman, dikembangkan juga pembersih tangan non alkohol, tetapi jika tangan dalam
keadaan benar – benar kotor, baik oleh tanah, udara, darah, ataupun lainya,
mencuci tangan dengan air dan sabun lebih disarankan karena gel hand sanitizer tidak
dapat efektif membunuh kuman dan membersihkan material organik lainnya. Alkohol
banyak digunakan sebagai antiseptik atau desinfektan untuk desinfeksi permukaan
kulit yang bersih, tetapi tidak untuk kulit yang luka. Selain itu alkohol juga
mempunyai sifat iritasi pada kulit, mudah terbakar, dan juga meningkatkan
infeksi virus pemicu radang saluran pencernaan, karena itu muncul ide untuk
memanfaatkan bahan alami yang dapat mengurangi resiko munculnya penyakit
gangguan pencernaan.
Penggunaan hand sanitizer yang
mengandung banyak alkohol dapat menyebabkan beberapa efek samping, hal itu
disebabkan oleh kegunaannya yang bekerja cepat dalam jangka waktu yang pendek.
Menurut Khairifah (2020) ada beberapa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh
penggunaan hand
sanitizer yang terlalu sering dan mengandung banyak alkohol seperti
iritasi dan alergi pada kulit, kulit menjadi kering dan dapat menimbulkan luka,
membuat tangan menjadi rentan terinfeksi, kulit menjadi lebih mudah terbakar
sinar matahari, dan memicu reaksi hormon. Beberapa studi menyatakan penggunaan
hand sanitizer terbukti efektif dalam menurunkan infeksi penyakit gastrointestinal serta respiratory karena
bakteri. Namun, apabila digunakan secara terus menerus alkohol dapat mengikis
permukaan kulit, dapat melarutkan lapisan lemak dan sebum pada kulit,
mengakibatkan kekeringan dan iritasi pada pemakaian berulang terhadap kulit.
Selain itu alkohol juga memiliki sifat mudah terbakar. Sebenarnya tidak ada
yang salah dengan penggunaan hand sanitizer. Ia dapat berfungsi
sebagai pembunuh bagi virus dan bakteri yang menempel pada tangan. Namun, cara
penggunaannyalah yang seringkali salah. Hand Sanitizer efektif
digunakan untuk membersihkan tangan yang bervirus (secara nyata terlihat bersih
namun diduga terkontaminasi mikroorganisme yang invisible atau tidak terlihat).
Saat tangan dalam kondisi kotor (yang terlihat secara nyata) maka tidak
dianjurkan untuk membersihkannya menggunakan hand sanitizer. Pilihan
terbaiknya adalah mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Penting untuk
diingat bahwa fungsi hand sanitizer adalah sebagai antiseptik
atau disinfektan yang gunanya untuk membunuh virus dan bakteri bukan untuk
membersihkan tangan dari kotoran. Namun, bagi petugas atau tenaga kesehatan,
sesaat dan setelah berinteraksi dengan pasien maka lebih dianjurkan untuk
membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer jika
dibandingkan hanya mencuci tangan dengan sabun dan air saja. Hal ini
dikarenakan kandungan alkohol dari hand sanitizer lebih
efektif untuk mencegah transmisi virus maupun bakteri dari pasien yang
dilayaninya.
Cara kerja hand sanitizer untuk
membunuh kuman, bakteri, virus, dan mikroorganisme yang bebahaya pada tangan
adalah karena adanya bahan kimia yaitu alkohol. Alkohol menghancurkan kuman
penyakit, dengan memecah protein, membelah sel menjadi beberapa bagian, atau
mengacaukan metabolism sel. Dengan kandungan 3-% alkohol memiliki kemampuan
membunuh pathogen, dan efektivitasnya meningkat dengan meningkatnya konsentrasi
pada alkohol. Menurut Liu et al (2010) Cara pemakaian hand sanitizer adalah
dengan diteteskan pada telapak tangan, kemudian diratakan pada permukaan tangan
selama 20 – 30 detik lalu diulangi lagi ketika merasa diperlukan.
3. Kesimpulan
a. Hand sanitizer atau
antiseptik adalah alat pembersih tangan yang memiliki kemampuan antibakteri
dalam menghambat hingga membunuh bakteri. Hand sanitizer terbagi
menjadi 2 macam, yaitu hand sanitizer
spray dan hand sanitizer gel.
b. Hand sanitizer memiliki fungsi
untuk membunuh kuman, virus, dan mikroorganisme berbahaya di tangan, menjaga
kebersihan tangan dan meningkatkan kualitas hidup sehat.
c. Hand sanitizer mengandung:
alkohol 60 – 95%, benzalkonium
chloride, benzethonium chloride, chlorhexidine, gluconate, chloroxylenolfm
clofucarbang, hexachlorophenh, hexylresocarcinol, iodine.
d. Penggunaan hand sanitizer yang
mengandung banyak alkohol dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti
iritasi, alergi pada kulit, kulit menjadi kering, dapat menimbulkan luka,
membuat tangan menjadi rentan terinfeksi, kulit menjadi lebih mudah terbakar
sinar matahari, dan memicu reaksi hormon.
e. Cara kerja hand sanitizer untuk
membunuh kuman, bakteri, virus, dan mikroorganisme yang bebahaya pada tangan
adalah dengan menghancurkan kuman penyakit, dengan memecah protein, membelah
sel menjadi beberapa bagian, atau mengacaukan metabolisme sel. Dengan kandungan
3-% alkohol memiliki kemampuan membunuh patogen, dan efektivitasnya meningkat
dengan meningkatnya konsentrasi pada alcohol
f. Cara pemakaian hand sanitizer adalah
dengan diteteskan pada telapak tangan, kemudian diratakan pada permukaan tangan
selama 20 – 30 detik lalu diulangi lagi ketika merasa diperlukan.
4. Saran
a. Untuk kelompok
ilmuwan hand
sanitizer ini dapat dikembangkan menjadi produk bermanfaat yang
memiliki banyak pilihan dan berbahan dasar alami.
b. Untuk kelompok
profesi yang relevan dengan bidang ilmu yang dibahas khususnya bidang farmasi
pada saat pandemic ini produk hand sanitizer ini
jika dikembangkan lagi bisa diubah kandungannya dan mencoba mencari
alternatif bahan lain untuk mengurangi efek negatif yang dapat disebabkan oleh
bahan kimia. Sehingga dapat menciptakan inovasi dari bahan alam.
c. Untuk kelompok
praktisi hand
sanitizer ini dapat cukup menguntungkan jika dijual dengan banyak
pilihan warna dan bau.
5. Daftar
Pustaka
Benjamin, DT.
2010. Introduction
to Hand Sanitizer. Tersedia: http://www.antimicrobialtestlaboratories.com/information_about_handsanitizers.html [Diakses
Pada 28 Juni 2020]
Jawetz E,
Melnick , J L, EA, 2012. Medical Mirobiology.
26th. Ed. Elferia Nr. Penerjemah; Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Khairifah, Vera.
(2020, 30 Maret). Kegunaan dan Efek
Samping Hand sanitizer Jangka Panjang. Tersedia: https://www.cekaja.com/info/kegunaan-dan-efek-samping-hand-sanitizer/ [Diakses
Pada 28 Juni 2020]
Liu P, Yuen Y,
Hsiao H M, Jaykus L A, Moe C, 2010. Effectiveness of
Liquid Soap and Hand sanitizer against Norwalk Virus on Contaminated Hand. Appl
Environ Microbiol, 76(2): 394-399.
Shah, M. A.,
Natarajan, S.B., Gousuddin, M., 2014, Formulation,
Evaluation and Antibacterial Efficiency of Herbal Hand Wash Gel, International
Journal of Pharmaceutical Science, 25(2), 120-124
Yuda, Alif (2020,
24 Maret). 5 Hal yang Harus
Diketahui Soal Hand Sanitizer Untuk Pencegahan Virus Corona Covid-19..
Tersedia:https://www.liputan6.com/bola/read/4209932/5-hal-yang-harus-diketahui-soal-hand-sanitizer-untuk-pencegahan-virus-corona-covid-19 [Diakses
Pada 28 Juni 2020]

Waahhh terimakasih atas informasinyaa π₯°π₯°
BalasHapusWahh informasi sangat bermanfaat, terimakasih
BalasHapusWahh sangat bermanfaat infonya
BalasHapusTerimakasih sangat bermanfaat skali informasinya
BalasHapuswahh informasinya sangat bermanfaat terimakasih banyakkkk
BalasHapusBagus sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih informasinya sangat bermanfaat
BalasHapusTerimakasih infonya sangat bermanfaat dan menambah wawasan
BalasHapusWah sangat menarik untuk di baca..
BalasHapusWahhh sangat bermanfaat...
BalasHapusSangat bermanfaat sekali apa lagi sekarang masa pandemi ini hand sanitizer sangat penting bagi kita. Terimakasih ya infonyaπ
BalasHapus